musdes

    Musyawarah Desa (Musdes) sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, merupakan forum tertinggi musyawarah yang diikuti oleh BPD, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat Desa untuk menyepakati hal yang bersifat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Musyawarah juga adalah forum pengambilan keputusan yang sudah dikenal sejak lama dan menjadi bagian dari dasar negara. Sila keempat Pancasila menyebutkan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

    Bertempat di Aula Desa Cikiray, Kamis (27/10), BPD dan Pemerintah Desa Cikiray melaksanakan Musdes Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) T.A 2018 dan sekaligus pemantapan skala prioritas yang telah dimuat pada RKPDesa T.A 2017 untuk dijadikan dasar dan bahan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) Tahun 2017. Kegiatan ini meliputi :

    • Pencermatan pagu indikatif Desa dan penyelarasan program/kegiatan masuk ke Desa;
    • Pencermatan ulang dokumen RPJM Desa;
    • Penyusunan rancangan RKP Desa;
    • Penyusunan RKP Desa melalui musyawarah perencanaan pembangunan Desa;
    • Penetapan RKP Desa;
    • Perubahan RKP Desa; dan
    • Pengajuan daftar usulan RKP Desa.

    Musdes kali ini dihadiri sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari : unsur BPD, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, MUI, Karang Taruna, Kader Posyandu dan PKK, selain menjadi agenda tahunan yang membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) musdes ini membahas dan menetapkan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

    Pada acara Musdes ini hadir juga dua Pendamping Desa Kecamatan Cikidang yaitu Bpk. Enjeh Juwaeni dan Bpk. Bayu Permana, yang mana beliau juga menyampaikan dan memberikan arahan-arahan kepada peserta musyawarah dalam Penyususunan RKP Desa.

    Banyak dinamika terjadi ketika proses musyawarah terjadi, seperti pada saat pengajuan daftar usulan kegiatan dari masing-masing perwakilan tiap kedusunan, sempat terjadi perdebatan-perdebatan dan adu argumen antara peserta musyawarah karena banyaknya usulan-usulan, pada saat itulah tampil menjelaskan Pendamping Desa Cikiray Bpk. Enjeh memberi arahan ” Bapak Ibu peserta musyawarah ! sah-sah saja mengajukan banyak usulan ke desa, tetapi harus sadar dan menerima apabila nantinya ajuannya tidak terealisasi karena terkait terbatasnya pagu anggaran yang ada di desa.” Tegasnya.

    musdes2

    Bagikan Berita