img_20161020_151556

    Cikiray – Bertempat di Aula Desa Cikiray, Kamis (20/10/2016) Kegiatan pembekalan dan pemberian pemahaman yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Cikiray bagi para pelaku usaha desa tentang pentingnya  Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dimaksudkan untuk mendorong atau menampung seluruh kegiatan peningkatan pendapatan masyarakat, baik yang berkembang menurut adat Istiadat dan budaya setempat, maupun kegiatan perekonomian yang diserahkan untuk di kelola oleh masyarakat melalui program atau proyek Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah.

    Sebagai sebuah usaha desa, pembentukan BUMDesa adalah benar-benar untuk memaksimalisasi potensi masyarakat desa baik itu potensi ekonomi, sumber daya alam, ataupun sumber daya manusianya. Menurut Permendesa No.4/2015 bahwa tujuan BUMDesa itu sendiri yaitu :

    1. Meningkatkan perekonomian Desa;
    2. Mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan Desa;
    3. Meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi Desa;
    4. Mengembangkan rencana kerja sama usaha antar Desa dan/atau dengan pihak ketiga;
    5. Menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga;
    6. Membuka lapangan kerja;
    7. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Desa; dan
    8. Meningkatkan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Desa.

    Sasaran pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui BUMDesa ini adalah untuk melayani masyarakat desa dalam mengembangkan usaha produktif. Tujuan lainnya adalah untuk menyediakan media beragam usaha dalam menunjang perekonomian masyarakat desa sesuai dengan potensi desa dan kebutuhan masyarakat.

    Untuk mendirikan BUMDesa, ada tahapan-tahapan yang dilakukan oleh perangkat desa (terutama kepala desa) sebagai komisaris BUMDesa nantinya. Tahapan Pendirian BUMDesa harus dilakukan melalui inisiatif desa yang dirumuskan secara partisipatif oleh seluruh komponen masyarakat desa.

    img_20161020_145820

    Bagi desa-desa yang nantinya akan menambah unit-unit usaha BUMDesa harus di tentukan dan dikaji bagaimana potensi pasar yang ada di desa. “Diusahan BUMDesa itu memiliki unit usaha yang zero lost dan seksi, artinya mempunyai tingkat resiko atau kerugian secara finansial yang sangat rendah dan juga harus mempunyai produk atau jenis usaha yang diunggulkan” Tegas salah satu narasumber, Bayu Permana.

    Bagikan Berita